"Sebaik-baik orang diantara kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." (Al Hadits)
Kamis, 20 September 2012
Rabu, 20 Juni 2012
74 Wasiat Untuk Para Pemuda
Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh
Kami telah memerintahkan orang-orang
|
yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu;
bertakwalah kepada Allah.” (An-
|
Nisa’: 131)
|
Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah
kepada hamba dan rasul-Nya
|
Muhammad yang bersabda:
|
“Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada
Allah , serta agar kalian mendengar dan
|
patuh.”
|
Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan
melaksanakan perintah-Nya dan
|
menjauhi larangan-Nya.
|
Wa ba’du:
|
Berikut ini adalah wasiat Islami yang berharga dalam
berbagai aspek seperti ibadah,
|
muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari
sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan
|
wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda
muslim yang senantiasa bersemangat
|
mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya
peringatan itu bermanfaat bagi
|
orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah
agar menjadikan hal ini bermanfaat
|
bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya.
Dan agar memberikan pahala
|
yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang
menyebarkannya ataupun yang
|
mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik
tempat bergantung.
|
1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah
dari riya’ baik dalam perkataan ataupun
|
perbuatan.
2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak. |
3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk
melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
|
4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan
perbanyaklah istighfar.
|
5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi
gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah
|
melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang
terbersit di hatimu.
|
6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir
|
serta qadar yang baik ataupun yang buruk.
|
7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang
lain dengan buta (tanpa memilih dan
|
memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang
sesuai dengan sunnah/syari’at
|
dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk
orang yang tidak punya pendirian.
|
8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan
kebaikan karena engkau akan
|
mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang
mengikuti/mencontohmu dalam
|
mengamalkannya.
|
9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu
dan bacakan pula kepada keluargamu,
|
demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.
|
10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan
jadilah engkau senantiasa dalam
|
keadaan suci dari hadats dan najis.
|
11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah
di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya
|
dan Fajr (shubuh).
|
putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar
tidak membahayakan dirimu dan
|
kaum muslimin.
|
13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau
mendapat kemenangan dengan pahala yang
|
ada pada shalat berjamaah tersebut.
|
14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan
janganlah engkau bakhil kepada orang-
|
orang yang berhak menerimanya.
|
15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan
janganlah berlambat-lambat sampai
|
setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.
|
16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan
dan mengharap pahala dari Allah
|
agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu
ataupun yang akan datang.
|
17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan
Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab
|
engkau akan berdosa karenanya.
|
18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan
Ramadhan terlebih-lebih pada malam
|
lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap
pahala dari Allah agar engkau
|
mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.
|
19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah
Al-Haram jika engkau termasuk orang
|
yang mampu dan janganlah menunda-nunda.
|
20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya.
Laksanakanlah perintahnya dan jauhi
|
larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu
di sisi rabmu dan menjadi penolongmu
|
di hari qiyamat.
|
21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah
baik perlahan-lahan ataupun
|
dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk
ataupun berbaring. Dan hati-hatilah
|
engkau dari kelalaian.
|
22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis
dzikir termasuk taman surga.
|
23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang
diharamkan dan hati-hatilah
|
engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu
merupakan anak panah beracun
|
dari anak panah Iblis.
|
24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi
mata kaki dan janganlah engkau
|
berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.
|
25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas
karena keduanya diharamkan bagi
|
laki-laki.
|
26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah
engkau biarkan wanita-wanitamu
|
menyerupai laki-laki.
|
27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah
kumis dan panjangkanlah janggut.”
|
(HR. Bukhari Dan Muslim)
|
28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan
janganlah engkau minum kecuali yang
|
halal agar doamu diijabah.
|
29. Ucapkanlah "bismillah" ketika engkau
hendak makan dan minum dan ucapkanlah
|
"alhamdulillah" apabila engkau telah
selesai.
|
30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan
tangan kanan, ambillah dengan
|
tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.
|
31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena
kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari
|
kiamat.
|
32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang
mukmin dan janganlah dia memakan
|
makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa
(dengan ridla dan memilihkan makanan
|
yang halal untuknya).
|
33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu
memberi suap, menerima suap ataupun
|
perantaranya, karena pelakunya terlaknat.
|
34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan
kemurkaan Allah karena Allah akan
|
murka kepadamu.
|
35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang
sesuai dengan syari’at dan doakanlah
|
kebaikan untuk mereka.
|
36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan
persaksian.
|
“Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka
hatinya berdosa. Dan Allah maha
|
mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah:
283)
|
37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta
shabarlah dengan apa yang menimpamu.”
|
(Luqman: 17)
|
Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah
dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-
|
apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.
|
38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang
kecil ataupun yang besar dan
|
janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah
membantu seorangpun dalam
|
bermaksiat kepada-Nya.
|
39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman:
“Janganlah kalian mendekati zina.
|
Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan
sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)
|
40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan
hati-hatilah dari mendurhakainya.
|
41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah
dari memutuskan hubungan
|
silaturahim.
|
42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah
menyakitinya. Dan apabila dia
|
menyakitimu maka bersabarlah.
|
43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan
saudaramu di jalan Allah.
|
44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena
Allah karena hal itu merupakan tali
|
keimanan yang paling kuat.
|
45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang
shalih dan hati-hatilah dari
|
bermajelis dengan orang-orang yang jelek.
|
46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum
muslimin dan buatlah mereka
|
bahagia.
|
47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan
teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras,
|
kasar dan tergesa-gesa.
|
48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan
jadilah engkau pendengar yang baik.
|
49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal
ataupun tidak engkau kenal.
|
50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu
"assalamualaikum" dan tidak cukup hanya
|
dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.
|
51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya
dengan kejelekan.
|
52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan
benda mati.
|
53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan
oarng lain karena hal itu termasuk
|
dosa yang paling besar.
|
54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni
menyampaikan perkataan di antara
|
manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara
mereka.
|
55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau
menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang
|
dia benci jika mengetahuinya.
|
56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan
menyakiti sesama muslim.
|
57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di
antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.
|
58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka
diamlah.
|
59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah
berdusta karena dusta akan
|
mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada
neraka.
|
60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada
sekelompok dengan satu wajah dan
|
kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.
|
61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan
janganlah banyak bersumpah meskipun
|
engkau benar.
|
62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada
keutamaan atas seorangpun kecuali
|
dengan taqwa.
|
63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang
sihir dan jangan membenarkan
|
(perkataan) mereka.
|
64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang.
Sesungguhnya manusia yang
|
paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang
gambar.
|
65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa
di rumahmu karena akan
|
menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.
|
66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca:
"yarhamukallah" apabila dia
|
mengucapkan: "alhamdulillah"
|
67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.
|
68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan
ikutilah kejelekan dengan kebaikan
|
karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan
hati-hatilah dari menunda-nunda.
|
69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta
rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada
|
Allah .
|
70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa
aman darinya.
|
71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan
bersyukurlah dengan segala
|
kenikamatan yang ada.
|
72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya
terus mengalir meskipun engkau
|
telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan
ilmu.
|
73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari
nereka.
|
74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada
Rasulullah.
|
Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya
sampai hari kiamat juga kepada
|
keluarganya dan seluruh shahabatnya.
|
(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li
Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim
|
Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)
|
Langganan:
Komentar (Atom)